BETUNG BARAT — Kerangka (header/valve) jalur pipa migas milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang berlokasi di Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dikeluhkan warga dan lembaga swadaya masyarakat. Pasalnya, fasilitas pipa pendukung tersebut ditemukan dalam kondisi rusak parah dan dipenuhi karat.
Keberadaan kerangan pipa yang dinilai tidak layak ini terungkap saat pengerjaan pembangunan parit (drainase) di sepanjang jalur penghubung Desa Betung menuju Desa Karang Agung.
Berdasarkan investigasi dan pantauan langsung LSM Masyarakat Cinta Nusantara (LSM-Macan) bersama awak media di lokasi kejadian, fisik kerangan pipa migas tersebut telah mengalami korosi parah yang diperkirakan mencapai 95 persen.
Perwakilan LSM-Macan Hendra Saputra menegaskan bahwa kondisi infrastruktur yang terbiarkan tanpa perawatan berkala ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi memicu kebocoran gas maupun minyak mentah.
"Kondisinya sudah sangat tidak layak pakai karena korosi parah. Jika pihak PT Pertamina PHE membiarkannya begitu saja, risiko kebocoran sangat besar. Kebocoran tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan warga yang bermukim di seputaran jalur line pipa, tetapi juga mengancam keselamatan warga yang lalu lalang melintasi jalan tersebut," tegas perwakilan LSM-Macan di lokasi, Sabtu (29/8/2026).
Mengingat tingginya potensi bahaya kebakaran dan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan, LSM-Macan mengimbau masyarakat sekitar serta para pengguna jalan yang melintas di jalur Desa Betung – Karang Agung untuk selalu waspada dan berhati-hati.
Selain itu, LSM-Macan mendesak pihak Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta instansi berwenang terkait untuk segera turun langsung meninjau lokasi di Desa Betung Barat. Pihak manajemen PT Pertamina PHE juga didesak segera mengambil langkah perbaikan atau penggantian kerangan pipa sebelum timbul insiden kebocoran yang merugikan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha mengonfirmasi pihak manajemen PT Pertamina PHE terkait temuan kerangan pipa terkorosi di jalur tersebut.



2.jpg)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!